5 Tips Berhubungan Seks untuk Wanita Usia Lanjut

Tak dapat dilalaikan, seks di umur lanjut tidak akan lagi terasa sama seperti sewaktu muda. Kebugaran tubuh dan gairah seks lambat laun dapat menurun meniru kian bertambahnya umur. Terlebih, kebanyakan orang yang telah lanjut umur cenderung lebih fokus memikirkan kesehatannya ketimbang memikirkan urusan ranjang. Walaupun semacam itu, http://www.tokonur.com/ jangan biarkan umur senja menghambat Anda dan pasangan untuk dapat menikmati seks. Psstt… Konsisten aktif berkaitan seks di usia tua kapabel melindungi fungsi otak Anda, lho! Kuncinya, baca dulu tips seks untuk wanita lanjut usia di bawah ini.

Seks Usia Lanjut

Tips seks untuk wanita lanjut usia yang dapat menguatkan keintiman rumah tangga

Berkaitan seks di usia senja dapat sama menyenangkannya dengan semasa bulan madu, asalkan Anda tahu sistem menyiasatinya.

 

1. Pahami dahulu perubahan yang terjadi pada diri sendiri

Kian tua, kian banyak perubahan yang terjadi pada lahiriah Anda. Rambut yang beruban, kulit yang mengendur dan keriput, sampai payudara kendur dapat membikin wanita minder untuk bermesraan dengan suami karena merasa “sudah tak indah lagi”. Tubuh juga kian rentan terhadap bermacam-macam dilema kesehatan dan efek pengobatan yang bisa memengaruhi gairah seksual.

 

Tapi, pahami bahwa semua ini yakni pengerjaan alami. Anda tidak sendirian, sebab perubahan tubuh dari dalam dan luar sama-sama dialami juga oleh pasangan. Gairah seks Anda dan pasangan mungkin sudah tak setinggi waktu muda, seperti itu juga kinerja tubuh Anda berdua di atas ranjang.

 

Maka, yang selanjutnya semestinya Anda lakukan merupakan…

 

2. Komunikasi dari hari ke hati

Ingat bahwa fondasi utama dari hubungan seks yang menyenangkan di seluruh usia ialah komunikasi dan keterbukaan dari hati ke hati.

 

Komunikasi yang bagus bisa membantu Anda berdua menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi pada masing-masing. Anggap semua macam perubahan tersebut sebagai masalah yang harus diatasi bersama tanpa polemik yang bisa memicu perselisihan. Anda dan pasangan harus sama-sama bisa mengutarakan keinginan, ganjalan hati, dan harapan perihal seks di umur senja ini.

 

Dengan komunikasi, Anda bisa bersama-sama cari jalan keluar untuk menjembatani perbedaan yang pada kedua belah pihak.

 

3. Jangan lupa pakai pelumas dan foreplay

Kian tua, seks bisa terasa lebih menyakitkan bagi wanita sebab Miss V telah tidak lagi sanggup memproduksi cairan lubrikan sebanyak dulu. Vagina kering bisa membikin penetrasi terasa sakit, dan pun mungkin menyebabkan cedera.

 

Untuk menyiasatinya, gunakanlah pelumas seks yang berbahan dasar air. Jangan lupa juga untuk merasakan babak pemanasan di permulaan dengan teknik-teknik foreplay seksi seperti mencium, meraba, memeluk, sampai membelai tubuh untuk membantu membangun gairah.

 

Rata-rata waktu foreplay yang tepat paling tidak 15 menit agar wanita bisa benar-benar terstimulus dan siap melanjutkan ke sesi selanjutnya.

 

4. Boleh saja pakai mainan seks

Banyak yang salah paham apabila sex toys menggantikan peran salah satu pasangan ketika berkaitan seks, padahal mainan seks justru bisa mendukung keintiman antar pasangan kalau tahu cara pakainya. Tidak ada salahnya untuk “bermain” dengan bantuan vibrator untuk menstimulus klitoris seandainya dirasa perlu.

 

5. Pilih posisi seks yang sedap

Memilih posisi seks yang pas dapat menjadi kunci hubungan seks yang enak dan memuaskan tanpa rasa sakit.

 

Maka rentan mengalami prolaps panggul dan pengapuran sendi (osteoarthritis) di usia senja. (Baca juga: Minyak Bulus) Karenanya, hindari posisi seks yang memberikan tekanan berat pada lutut dan pinggul. Seks untuk wanita lanjut usia paling bagus mengaplikasikan posisi klasik misionaris, adalah wanita tengadah sambil mengganjal bantal di bawah pinggul dan pahanya untuk mencegah rasa sakit pada tulang dan persendian.

 

Dapat, Anda dapat tukar posisi menjadi duduk di atas pria yang meringkuk tengadah. Posisi wanita di atas ini memungkinkannya mengontrol gerakan dan kecepatan penetrasi yang dianggap paling nyaman.

 

juga coba dengan berdiri untuk meringankan tekanan pada sendi dan juga membantu memperkuat tulang. Maka berdiri di depan pasangan pria dengan posisi tubuh memunggunginya. Dengan begitu, pria akan masuk melewati belakang.

 

Leave a Reply