Arteri Koroner

Kondisi dimana adanya lemak yang menumpuk di dalam arteri (Pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otot jantung).

KESEHATAN – Plak & lemak yang menyumbat arteri, atau mendadak pecah akan menjadi suatu hal yang lebih serius lagi. Kenapa? Karena otot jantung memerlukan oksigen untuk terus bisa melakukan tugasnya.

Penyebab Arteri Koroner

Penyakit Arteri koroner sendiri disebabkan oleh kelainan arteri yang kronis. Dimana terdapat tumpukan kolesterol, kalsium, plak pada dinding arteri.

Plak pada arteri akan menyebabkan penyumbatan pada arteri dan akibatnya, darah lebih sulit mengalir ke arteri & jantung. Jika penghambatan makin membesar, penderita akan mengalami angina (Nyeri dada akibat kurangnya darah dan oksigen yang menuju ke jantung.)

Apa itu Angina?

Seperti pada kalimat trakirm angine adalah nyeri dada karena kekurangan darah dan oksigen ke jantung. Angina bisa menjadi suatu ketidaknyamanan yang sangat untuk penderitanya. Penderita angina akan merasa dada seperti ditekan sangat keras. Angina sendiri terbagi menjadi 2; Angina Stabil dan Angina Tidak Stabil.

ANGINA STABIL

Berarti plak yang tertumpuk sudah kian membesar. Biasanya angina stabil akan mudah di prediksi setelah makan “besar”. Selain menyebabkan hambatan yang besar, plak juga akan tiba-tiba pecah. Kondisi dimana hambatan plak yang pecah ini sendiri disebut sindrom koroner akut dan ini adalah kondisi darurat.

ANGINA TIDAK STABIL

Nah, untuk angina tidak stabil ini terjadi setelah angina stabil berlangsung. Ya! Angina tidak stabil terjadi ketika plak sudah pecah mendadak. Untuk angina tidak stabil sendiri berlawanan dengan angina stabil. Angina tidak stabil ini tidak dapat diprediksi keberadaannya, cenderung muncul ketika beristirahat. Bagi penderita ini, harus berhati-hati sebab jika ini dibiarkan akan memiliki potensi terkena penyumbatan arteri koroner total.

Hal-hal yang bisa dilakukan dalam menghadapi arteri koroner sendiri adalah terapi obat, operasi, dan pastinya mengurangi faktor terjadinya arteri koroner, kesembuhan tidak hanya berada di tangan dokter, dokter perlu bekerjasama dengan penderita agar menjaga pola hidup yang sehat.

Demikian merupakan artikel pembahasan tentang arteri koroner. Sampai berjumpa pada artikel selanjutnya!

Leave a Reply